Kronologinya, menurut Nahkoda kapal, korban sebelum kejadian melihat skoci yang terlepas dan seketika langsung melompat dari kapal dan berenang mendekati skoci tersebut. Setelah berhasil mendapatkan skoci tersebut, korban mendayungnya mendekati kapal KM. Permata Intan. Nahkoda dan ABK yang lainnya tidak memperhatikan lagi keberadaan korban karena mereka telah melihat korban mendayung untuk mendekat ke kapal. Setelah 1 jam berselang, Nahkoda baru menyadari jika skoci tersebut belum juga merapat di kapal dan tidak ada lagi korban di atas skoci tersebut. Kemungkinan korban terjatuh dan tenggelam atau terbawa arus.
Tim rescue Kantor SAR Kupang segera merespon laporan tersebut dan segera menyiapkan peralatan SAR Laut untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban hilang tersebut. Diperkirakan, lokasi hilangnya korban di perairan sekitar Tabalolong, Kupang. Dengan menumpangi SeaRider 400PK, Tim SAR menyisir perairan dimana korban diperkirakan hilang saat kejadian. Namun, hingga beberapa jam pencarian, korban belum juga ditemukan. Kemungkinan besar korban terbawa arus.
Kejadian unik justru terjadi saat pencarian korban hilangnya ABK KM. Permata Intan ini. Saat searching, Tim justru menemukan sebuah kapal yang hampir tenggelam dan melihat 4 ABK dan 11 penumpangnya terapung – apung di laut melambaikan tangan tanda membutuhkan pertolongan. Sebagian telah merapat di pulau kecil di tengah lautan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal. Kapal tersebut diidentifikasi bernama KM. Agape. Kapal tersebut rencananya berlayar dengan rute Pulau Semau – Kupang dan membawa muatan berupa bawang dan kacang. Menurut keterangan para korban, mereka berangkat dari Pulau Semau pada hari Jum’at, 12 Juni 2009 pukul 02.00 WITA. Tak lama setelah itu, ombak menerjang kapal yang mereka tumpangi sehingga mengakibatkan kemudi kapal patah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh korban segera dievakuasi ke Pelabuhan Tenau dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Tim rescue Kantor SAR Kupang melanjutkan pencarian terhadap korban hilang KM. Permata Intan, Charles. Namun, pencarian terpaksa dihentikan mengingat hari telah malam dan bahan bakar yang semakin menipis. Rencananya, Tim SAR Kupang akan melanjutkan pencarian esok hari.
Tim Rescue Kantor SAR Kupang On Board :
Supriyanto Ridwan (Komandan Tim)
Yohanes Lake Watun
Johny N. Balu
Roby Riwu Hegi
T. Maykel Koda
Amir Dullah
Rudi Djuma
Irfan
Bayu Dita
Ferdi M. Rihi
Foto – Foto saat Operasi SAR
(terlihat dari jauh badan kapal yang hampir tenggelam)
(tim berhasil merapat di pulau kecil dimana para korban sementara berlindung)
(tim berhasil merapat di pulau kecil dimana para korban sementara berlindung)
(proses evakuasi korban KM. Agape dibantu KM. Fajar yang kebetulan melewati TKP)
Dipublikasikan Oleh :
Petugas Data dan Informasi Kantor SAR Kupang
FERRY YULIANTO
Untuk gambar ukuran lebih besar silakan klik disini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar